Cinta monyet
Cinta monyet… yaa mungkin setiap
orang pernah merasakannya.tak terkecuali diriku.Kristine,si jangkung itu entah
apa yang dilihat dari diriku.Aku pernah di ceritakan Maurice ketika ia main ke
rumahnya si Kristine.Ia bilang Kristine memiliki 2 boneka sepasang,dengan raja
dan ratu dia lalu beranggapan raja nya adalah diriku,dan ratu adalah
dirinya.mendengar hal itu akupun hanya tersenyum.karena setelah aku
meyelesaikan sekolah selama 1 tahun.aku harus pindah.ke sekolah yang waktu itu
aku tak bisa dapatkan karena penuh.dari situlah aku putus hubungan dengannya.
Padahal
banyak juga kenangan yang telah tertanam sampai sekarang pun aku tak lupa aku
sering bermain dengan mereka ber-3 bersama dengan Kristine,Maurice,dan olit.
Kami
sering berduduk-duduk santai di halaman sekolah yang luas.di tanami pohon jambu
merah.aku memahat nama ku dan ke-3 teman-teman ku.dan yang paling special
adalah ketika aku memahat nama ku dengan nama Kristine dengan ditengah-tengah
belambangkan cinta.hahaa..dasar anak kecil.yang tak tahu apa-apa tentang
hidup,tentang cinta.mereka hanyalah korban film tayangan yang sering mereka
tonton.
Dan
aku juga ingat saat aku ulang tahun,aku membawa sisa kue dari rumah untuk
dimakan kami ber-3.tetapi dengan tangan jahilnya si Kristine melemparkan kue
itu kemuka ku.begitu pun dengan yang lainnya.dan membuat muka ku semua menjadi
penuh dengan kue.dan karena hal itu pun aku jadi dimarahi oleh Ibu guru di
kelas.karena terkena baju kerahku.(Torheit der Liebe,Bagian4,Cinta Monyet)